5 Inspirasi Jilbab Simple dan Cantik Untuk Calon Pengantin yang Ingin Tampil Sederhana dan Islami

Allah Berfirman dalam Al Quran Surat An Nuur ayat 32, bahwa menikah itu wajib untuk orang-orang yang sendirian, orang-orang yang sudah layak menikah, para hamba sahaya perempuan dan laki-laki. Allah Menganjurkan bila mereka miskin, maka jangan khawatir sebab Allah akan Menolong dengan karunia-Nya. Karena sesungguhnya, Allah Maha Luas dalam Memberi rejeki.

Bilamana kemampuan untuk menikah belum juga hadir. Apabila niat belum ditegakkan, hendaklah seorang perempuan menjaga kesuciannya. Dan hendaklah laki-laki menundukkan pandangannya. Janganlah syahwat di antara kaum laki-laki dan perempuan sampai menjerumuskan dalam perbuatan zina.



Apalah yang membuat pernikahan terkadang berat dijalankan adalah karena tuntutan-tuntutan manusiawi. Yang lekat dengan budaya dan gengsi. Menikah dianggap sebagai hajatan besar yang perlu dirayakan dengan pesta-pesta bertarub megah. Para mempelainya harus duduk pada singgasana adat-adat budaya mereka yang tinggi, bagai raja dan ratu.

BACA JUGA: 5 Cara Pakai Hijab ini Bukannya Dapat Pahala, Malah Dapat Dosa


Pakaian para mempelai pengantin juga selalu dipandang harus mewah dan mahal. Agar memancarlah kecantikan dan kegantengan mempelai pengantin. Sehingga para tamu akan memuji bahwa pasangan ini memang cocok dan bahagia.

Banyak sekali uang dihabiskan untuk urusan dekorasi pesta, katering, tata rias, mas kawin, dan persoalan kostum juga. Padahal Allah Menjanjikan bahwa pernikahan ini hak untuk semua orang, tidak peduli apakah dia kaya atau miskin, semua dianjurkan menikah.

Allah saja Bermurah hati pada manusia. Mengapalah manusia tidak mampu bermurah hati atas pernikahan? Ada pasangan calon pengantin telah menegakkan niatnya. Telah siap mengarungi bahtera rumah tangga, kok mendadak batal menikah gara-gara masalah budaya berpesta, ini namanya adalah tidak tahu diri. Jika memang tak sanggup berpesta, ya yang sederhana saja.

Dan untuk para orang tua, para wali pengantin harusnya tak boleh memberati pula pasangan-pasangan tersebut untuk menikah. Apalah artinya sebuah pesta, hakikat pernikahan cuma Ijab Kobul. Esensinya hanya sebuah janji sehidup semati yang disaksikan oleh wali, penghulu, dan para saksi.

Artikel ini ditulis untuk pasangan pengantin yang sudah akan menikah. Dan sudah mantap melaksanakan ijab kobul sesuai kerangka kemampuan diri. Dalam arti, pernikahan mereka semata-mata untuk ibadah dihadapan Allah, bukannya untuk ajang pamer kekayaan.

Berikut kami sajikan 5 inspirasi jilbab simple dan cantik untuk calon pengantin yang ingin tampil sederhana dan Islami. Harapannya 5 inspirasi ini membuat pernikahan jadi tidak memberatkan. Sebab biaya kostumnya dapat ditekan, sebijak mungkin.

1. Mempelai Pengantin Pria Mengenakan Baju Koko sedangkan yang Wanita Mengenakan Gamis



Baju Koko dan Baju Gamis menjadi pakaian wajib yang dimiliki pemeluk Islam, terutama di Indonesia. Entah mengapa kedua jenis pakaian ini seakan-akan menjadi seragam resmi. Untuk acara sakral seperti pernikahan, keduanya menduduki nomer satu, sebagai rekomendasi pakaian pengantin. Karena selain terkesan Islami, pakaian ini juga bisa menghemat biaya.

Untuk pasangan pengantin yang tidak suka tampil berlebihan. Koko dan Gamis adalah pasangan sempurna untuk menghadap ke penghulu. Keduanya akan memendarkan aura welas asih dan kesederhanaan yang dalam.

2. Mempelai Pengantin Pria dan Wanita Mengenakan Seragam Pengantin Batik




Batik adalah hasil karya seni asli Indonesia yang sudah diakui oleh Unesco. Batik menyebar di seluruh wilayah Indonesia terutama pulau Jawa. Motif batik masing-masing daerah berbeda-beda. Seperti Motif Lumbu dapat ditemukan di wilayah Kabupaten Banyumas.

Batik juga bermacam-macam harganya. Tergantung teknik pembuatannya. Kalau batik cap itu harganya lebih murah karena proses membuat motif digunakan dengan alat cetakan. Batik printer pabrikan juga murah karena menggunakan desain komputer. Yang mahal itu batik tulis harganya ratusan ribu hingga jutaan per meternya.

Untuk pengantin yang ingin seragaman batik, pikirkan dulu budgetnya berapa. Bila budget sedikit sebaiknya langsung beli pakaian jadi. Kalau budget menengah, sebaiknya beli kain batik cap atau print saja, lalu dijahit ke tukang jahit. Nah, kalau budgetnya banyak, bisa coba batik tulis, walau mahal, tapi bagus dipakai.

3. Mempelai Pengantin Pria Mengenakan Kemeja dan Jas, yang Wanita Mengenakan Dress Gamis


Kemeja, Jas, dan Dress itu tampaknya adalah mode yang sudah mendunia. Sejak dulu orang sudah mengenalnya. Dan tentu saja mode ini bukan berasal dari Indonesia, tapi dari negeri barat sana. Menikah dengan mode ini, juga tidak ada salahnya ternyata.

Mempelai pria akan pakai kemeja, yang luarannya didobel jass, sedangkan wanita akan pakai dress tapi yang modelnya seperti gamis berkerudung. Pasangan ini akan memancarkan aura kesederhaan yang cukup stylist kekinian.

4. Mempelai Pengantin Pria dan Wanita Mengenakan Seragam Pengantin Kebaya



Selain batik, kebaya adalah produk asli Indonesia. Mempelai pengantin yang mengenakan seragam kebaya adalah yang paling banyak terjadi di Indonesia saat ini. Terutama untuk mereka yang tinggal di Pulau Jawa dan Bali.

Seragam pengantin kebaya yang Islami tentu saja ada. Syaratnya, mempelai pengantin harus menjahit sendiri kebaya mereka. Dan desainnya pun harus sendiri, se-syar'i mungkin. Terutama untuk pengantin perempuannya, buatlah model kebaya yang tidak ketat.

BACA JUGA: Ternyata Hijab Bukan Budaya Arab, Inilah Penjelasannya

5. Mempelai Pengantin Pria dan Wanita Mengenakan Pakaian Apapun Milik Mereka yang Syar'i



Untuk poin yang kelima ini barangkali membingungkan pembaca. Maksudnya apa? Maksudnya, janganlah pengantin pria dan wanita dipusingkan dengan urusan baju. Ijab Qobul sama sekali tidak mensyaratkan baju seperti apa yang wajib digunakan. Hanya urusan kesopanan dan kepantasan syariat saja.

Coba tengok lemari baju masing-masing pengantin. Pakai saja pakaian yang sopan, yang biasanya dipakai untuk acara-acara resmi. Asalkan masih bersih dan layak, kenapa tidak dipakai? Ayolah jangan dibuat repot dengan seragam pengantin! Santai saja! Yang penting niatnya untuk menikah!