5 Cara Pakai Hijab ini Bukannya Dapat Pahala, Malah Dapat Dosa

Perempuan yang menganut agama Islam wajib menutup auratnya. Seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan merupakan aurat yang harus ditutupi dengan hijab. Kewajiban berhijab inilah yang membuat seluruh muslimah di seluruh dunia menjadi berbondong-bondong berhijab.

Tak terkecuali di Indonesia. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya Islam, maka muslimah di Indonesia bisa dibilang sebagai muslimah terbanyak yang bisa berhijab secara bebas. Karena memang sistem politik di Indonesia memungkinkan warga negaranya memeluk agama Islam dan menggunakan atribut keagamaan di ruang publik.

Bandingkan dengan Mesir misalnya. Ia adalah negara demokrasi yang memiliki kecenderungan sekuler. Mesir yang sering dianggap sebagai negara Islam ini ternyata sama sekali bukan negara Islam. Mesir yang dulunya tempat berdirinya khilafah Islamiyah terakhir ternyata tak menjalankan Islam sebagai sistem sosial maupun budayanya.



BACA JUGA: 8 Cara Nge-Mix and Match Celana Jeans dan Atasannya, Biar Gaya Hijabmu Ngga Gitu-Gitu Aja

Mesir telah menyatakan diri mencabut nilai-nilai Islam yang meresapi seluruh kehidupan Mesir. Dan menggantinya dengan sistem nasionalis gaya Eropa modern. Yang sarat akan sekularisme dan kapitalisme. Itulah ulah dari Kemal Attaturk, sang penancap bendera revolusi konstitusi Mesir.

Beruntung kita yang tinggal di Indonesia tak pernah memiliki riwayat seorang pemimpin yang menistakan agama atau melakukan penumpasan terhadap agama. Sejarah penumpasan hanyalah pernah terjadi di tahun 1965, dan itu bukan karena Islam, namun karena paham radikal komunisme.

Tapi di era modern reformasi sekarang, tampaknya ummat Islam yang sedang diberi cobaan. Sejak maraknya kasus terorisme, citra Islam jadi buruk. Hal ini terdampak pula pada budaya hijab. Kadangkala, hijab syar'i yang komprang dan panjang itu, apalagi yang bercadar akan dicap sebagai jilbab wanita teroris. Akan dicap sebagai jilbab haluan keras para istri teroris.

Astaghfirullahal'adzim... Semoga saja kita terhindar dari fitnah semacam. Berhijab itu memang harus memenuhi syariat Islam, dan apa yang dilakukan oleh muslimah dengan Jilbab komprang dan panjang itu betul. Dan tidak bisa semua muslimah dicap haluan Islam keras hanya karena memakai Jilbab syar'i.

Ya begitulah aneka macam konflik dalam kehidupan sehari-hari ummat Islam. Untuk para muslimah yang sudah berhijab syar'i, teruslah dipertahankan, itu tidak salah. Dan untuk muslimah yang masih pakai jilbab gaul karena tuntutan pergaulan maupun pekerjaan, semoga suatu saat bisa jadi syar'i.

Berikut kami paparkan 5 cara pakai hijab yang bukannya dapat pahala malah dapat dosa. Mengapa kami sampaikan ini? Karena hal ini penting agar muslimah terhindar dari pemakaian jilbab yang berdosa.


1. Hijab yang Bahannya Tipis, Sehingga Kalau Dipakai Tampak Transparan

Hijab yang bahannya tipis biasanya sangat banyak di pasaran. Dijual dengan harga rendah hingga menengah. Hijab ini terlampau tipis bahannya sehingga kalau dipakai muslimah pasti transparan tubuhnya. Terutama pada bagian kepala dan leher.

Walau sudah disiasati dengan menggunakan ciput, tapi tetap saja hijab ini akan selalu menimbulkan masalah karena memang terlalu tipis kainnya. Sebaiknya diganti saja jilbabnya dengan jenis pashmina yang kainnya tebal. Daripada akan terus-menerus melakukan hal yang dosa.

2. Hijab yang Bahannya Ketat, Sehingga Memperlihatkan Lekuk Tubuh

Tren Jilbab Gaul atau Hijab Fashion ini membuat muslimah jadi lupa hakikat hijab demi menutup aurat. Mereka keasyikkan berlomba-lomba agar tampil cantik dengan hijabnya. Sampai dengan sengaja memakai hijab ketat yang memperlihatkan lekuk tubuh.  Tentu saja hal ini adalah dosa besar dan menghalangi muslimah dari pahala dari Allah.


BACA JUGA:  5 Jilbab yang Dilarang Dipakai Oleh Muslimah, Ini Alasannya!


3. Hijab yang Modelnya Menyerupai Pakaian Laki-Laki

Dilansir dari situs Insya Allah masih sama gara-gara tren fashion hijab. Banyak perempuan jadi suka bergaya tomboy ala laki-laki. Misalnya ia memakai celana jeans dan kaos seperti laki-laki. Kemudian melakukan selfie dan menguploadnya ke jejaring sosial tanpa merasa malu. Sungguh mereka berdosa.

4. Hijab yang Menyerupai Para Wanita Penggoda yang Kafir

Wanita penggoda yang kafir ada sejak zaman dulu sekali. Tidak dapat dipastikan kapan, yang jelas wanita penggoda ini berbahaya dalam berucap dan berbusana. Mereka kerap memperlihatkan keerotisan yang dianggapnya sebagai kecantikan. Sama saja dengan muslimah yang pakai hijab hanya demi menarik lawan jenis. Mereka artinya kafir dan berdosa.